Sebagaimana kita ketahui bahwa ayam kate merupakan tipe ayam berukuran kecil/ mini, biasanya ayam ini dijadikan sebagai ayam hias yang memiliki daya jual tinggi, pada kesempatan yang sama beberapa negara di Asia misalnya Jepang, China, dan negara lainnya termasuk Indonesia ayam kate selain hiasan di rumah juga menjadi bagian dari refresh atau penyegaran tubuh dan fikiran seseorang. Sama halnya dengan anda memiliki aquariam di rumah (media penyegaran).
Ayam kate memiliki daya jual yang cukup lumayan menjanjikan harganya disesuaikan dengan bentuk fisik, corak warna, suara, dan jenis turunan. Kisaran per 1 ayam jantan maupun betina harganya dapat mencapai jutaan rupiah apalagi jika ayam tersebut sudah mengantongi sertifikat dari dinas ataupun instansi terkait. Proses ternak ayam kate sebetulnya dapat dikatakan tidak sulit sebab anggaran dan biaya yang dikeluarkan cukup terjangkau dan perawatannya juga sangat mudah dilakukan. satu ekor indukan ayam dapat bertelur maksimal 10 butir biasanya tidak melebihi dari jumlah itu. Jika ada yang mampu bertelur sampai dengan 10 butir lebih, saya pribadi angkat jempol itu menunjukan bahwa anda adalah peternak profesional. Vis….!
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai ternak ayam ini adalah :
- Pembuatan Kandang
Pembuatan kandang disesuaikan dengan kapasitas atau banyak sedikitnya ayam, pada umumnya kandang dibuat terbuka, bebas (umbar), dan nyaman selama proses ternak berlangsung. Karakteristik ayam juga sangat penting misalnya calon indukan ayam harus memenuhi standar ternak yang dianjurkan. Luas kandang disesuaikan dengan kebutuhan dengan tinggi minimal 1 s.d 2 meter (persegei ataupun memanjang), siapkan kolam air ukuran sedang (untuk mandi dan berjemur), tempat minum, tempat pakan, tempat berteduh, pasang lampu, da siapkan tempat pengeraman telur. Pembuatan kandang diusahakan serba menggunakan bambu agar tidak mudah rapuh dan terserang rayap.
- Pemilihan Induk
1. Indukan Jantan
Indukan jantan memiliki ciri khusus yaitu dada memanjang ke bawah, postur tubuh ayam tegak, lincah, jengger merah (berjambul) dan terang, memiliki corak warna mencolok, bentuk ekor panjang dan melekuk hampir mengenai punggung ayam, ataupun panjang dan menjulur ke atas.
2. Indukan betina memiliki ciri khusus yaitu warna bulu terang dan mencolok, aktif, lincah, berterlur banyak, proses pengeraman telur sempurna, tenang (calm), dan fisik sehat.
- Proses Pemberian Pakan dan Pemeliharaan
Pemberian pakan dilakukan minimal 2 kali dalam sehari (siang dan sore), disarankan untuk tidak memberi pakan pada malam hari sebab sisa makanan akan menjadi telih sehingga akan merusak sistem pencernaan ayam, jenis pakan berupa beras, gabah, jagung, bekatul, campuran konsentrat, dan campuran pakan tambahan seperti cincangan keong, belut, tutut, cangkang udang, terasi untuk menunjang dan merangsang pertumbuhan ayam.
Pemeliharaan dilakukan bersamaan dengan pemberian pakan untuk mengefisienkan waktu anda, kandang dibersihkan setiap 3, 4, atau seminggu sekali dan dilakukan secara rutin. Pemberian vitamin lebih baik dilakuakn satu bulan sekali.
- Proses Bertelur dan Pengeraman
Ayam kate bertelur maksimal 10 butir dengan masa eraman selama (sama seperti ayam lainnya) yaitu 22 hari untuk ukuran normal. Selama proses pengeraman berlangsung sampai dengan batas akhir menetas indukan ayam kate super biasanya mampu menetaskan semua telur dan minimal penetasan antara 6-8 ekor. Jangan lupa juga bahwa proses pengeraman juga disesuaikan dengan kondisi dan cuaca yang ada disekitar. Bencana gempa bumi atau lini (bahasa sunda) menjadi salah satu bagian yang menghambat proses pengeraman dan bahkan cenderung menggagalkan proses pengeraman.

No comments:
Post a Comment